Kendari – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama seluruh organisasi mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Kendari meluncurkan program pengabdian masyarakat yang komprehensif pada hari Sabtu, 19 April 2026. Program yang diberi nama “Kendari Bergerak” ini merupakan kolaborasi strategis antara berbagai lembaga kemahasiswaan untuk memberdayakan masyarakat Kendari dalam berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, dan pendidikan.
Peluncuran program dilaksanakan di Gedung Serba Guna Unit Data Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari dengan menghadirkan perwakilan dari setiap organisasi mahasiswa, dosen, civitas akademika, serta perwakilan masyarakat lokal. Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.30 Wita ini menampilkan berbagai penjelasan detail tentang program-program yang akan dijalankan selama enam bulan ke depan.
Latar Belakang dan Urgensi Program
Organisasi kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari memandang perlunya upaya konkret untuk menerjemahkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan bermasyarakat. Keputusan untuk meluncurkan program “Kendari Bergerak” lahir dari riset mendalam yang dilakukan selama tiga bulan oleh tim pengembangan kemahasiswaan, yang melibatkan analisis kebutuhan masyarakat di lima kelurahan yang menjadi sasaran utama.
“Sebagai institusi pendidikan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang kuat, Universitas Muhammadiyah Kendari merasa memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Program Kendari Bergerak adalah manifestasi dari komitmen kami untuk menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar kampus,” ujar Arif Rahmatullah, Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Kendari periode 2025-2026, dalam sambutan pembukaan acara.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Unit Data Kampus, masyarakat sekitar kampus menghadapi berbagai tantangan meliputi keterbatasan akses pendidikan, tingkat literasi digital yang rendah, kurangnya pengetahuan tentang kewirausahaan, dan minimnya kesadaran tentang kesehatan reproduksi. Data ini menjadi dasar dalam merancang konten program yang relevan dan berdampak.
Struktur dan Komponen Program "Kendari Bergerak"
Program “Kendari Bergerak” dirancang dengan struktur yang terkoordinasi melibatkan delapan organisasi kemahasiswaan utama, termasuk BEM, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dari berbagai fakultas, organisasi olahraga, organisasi seni dan budaya, serta organisasi spiritual. Setiap organisasi memiliki peran spesifik yang saling melengkapi dalam ekosistem pengabdian masyarakat ini.
Komponen pertama adalah “Pendidikan Untuk Semua,” yang difokuskan pada peningkatan literasi anak-anak di kelurahan Mandonga, Abeli, Baruga, Poasia, dan Wua-Wua. Program ini melibatkan mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk memberikan bimbingan belajar gratis setiap akhir pekan. Target awalnya adalah mencakup 150 anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan fokus pada mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.
Komponen kedua adalah “Literasi Digital Masyarakat,” yang menghadirkan pelatihan penggunaan teknologi informasi bagi masyarakat umum. Program ini akan memberikan keterampilan dasar penggunaan komputer, media sosial yang bertanggung jawab, dan keamanan cyber kepada minimal 200 peserta dari kalangan ibu rumah tangga, petani, dan pedagang kecil.
Komponen ketiga merupakan “Pemberdayaan Ekonomi Lokal,” di mana Himpunan Mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis akan memberikan pelatihan kewirausahaan, pengelolaan keuangan, dan akses pasar digital untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Program ini ditargetkan melibatkan setidaknya 100 pengusaha muda Kendari.
Komponen keempat adalah “Kesehatan dan Kebugaran Masyarakat,” yang melibatkan mahasiswa Fakultas Kesehatan untuk menyelenggarakan program pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan reproduksi, dan program olahraga komunitas. Komponen kelima adalah “Pelestarian Budaya Lokal,” yang menghadirkan workshop seni tradisional, tari daerah, dan kerajinan tangan kepada generasi muda dengan tujuan menjaga warisan budaya Kendari.
Respons Positif dari Pimpinan Kampus
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Bambang Setiawan, M.Si., memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif kemahasiswaan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara civitas akademika dan masyarakat luas.
“Universitas tidak hanya sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga harus menjadi institusi yang peduli dan memberikan solusi konkret bagi masyarakat. Program Kendari Bergerak menunjukkan bahwa mahasiswa kami memiliki kesadaran sosial yang tinggi dan siap berkontribusi. Saya mengapresiasi inisiatif ini dan berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya dengan menyediakan sumber daya yang diperlukan,” ujar Prof. Bambang dalam acara tersebut.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Hj. Siti Nurhaliza, M.Pd., juga menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi perguruan tinggi yang berdampak sosial tinggi.
“Kami melihat bahwa organisasi mahasiswa telah melakukan persiapan yang matang dengan melakukan riset kebutuhan masyarakat secara serius. Hal ini menunjukkan kedewasaan dalam berpikir dan bertindak. Kami akan memastikan program ini mendapat dukungan administratif dan finansial yang memadai dari universitas,” kata Dr. Siti Nurhaliza.
Unit Data Kampus, sebagai lembaga yang mengelola data dan informasi kampus, juga menjadi pendukung utama dalam menyediakan analisis data dan monitoring program. Kepala Unit Data Kampus, Drs. Muhammad Irfan, M.Kom., menjelaskan bahwa data-driven approach akan menjadi kunci kesuksesan program ini.
“Unit Data Kampus telah menyiapkan sistem monitoring dan evaluasi yang komprehensif untuk mengukur dampak dari setiap komponen program. Kami akan melakukan pengumpulan data baseline sebelum program dimulai dan melakukan pengukuran berkala untuk memastikan program berjalan sesuai target dan mencapai hasil yang optimal,” ungkap Drs. Muhammad Irfan.
Dampak dan Ekspektasi Program
Dengan melibatkan lebih dari 800 mahasiswa secara aktif dan menargetkan jangkauan 700 penerima manfaat langsung dari masyarakat, program “Kendari Bergerak” diharapkan dapat memberikan dampak signifikan. Selain manfaat langsung kepada masyarakat, program ini juga dirancang untuk meningkatkan soft skills mahasiswa seperti kepemimpinan, manajemen proyek, dan kemampuan bekerja dalam tim lintas disiplin ilmu.
Ketua Senat Mahasiswa, Eka Putra Wijaya, mengungkapkan optimismenya terhadap dampak jangka panjang program ini. “Program Kendari Bergerak bukan hanya tentang memberikan bantuan sesaat, tetapi tentang membangun kesadaran bersama tentang pentingnya saling membantu dan membangun komunitas yang lebih baik. Kami berharap program ini dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di kampus-kampus lain,” kata Eka.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat dari kelurahan Mandonga, H. Sulaiman, yang hadir dalam peluncuran program, menyambut dengan antusias inisiatif mahasiswa ini. “Kami sangat bersyukur dengan kehadiran program seperti ini. Masyarakat kami memang membutuhkan bantuan dalam hal pendidikan dan keterampilan. Saya yakin kolaborasi ini akan membawa perubahan positif bagi anak-anak dan masyarakat kami,” ujarnya.
Mekanisme Implementasi dan Timeline
Program “Kendari Bergerak” akan berjalan dari April hingga September 2026 dengan fase-fase yang terukur. Fase pertama (April-Mei) adalah sosialisasi dan persiapan di masyarakat. Fase kedua (Juni-Agustus) adalah implementasi penuh dari semua komponen program. Fase ketiga (September) adalah evaluasi dan pelaporan hasil.
Setiap organisasi mahasiswa yang terlibat telah menyusun rencana kerja detail, mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan, dan menentukan indikator keberhasilan yang terukur. Koordinasi lintas organisasi dilakukan melalui tim steering committee yang dipimpin oleh Arif Rahmatullah.
Penutup
Peluncuran program “Kendari Bergerak” pada 19 April 2026 menandai babak baru dalam perjalanan organisasi kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari. Inisiatif ini mencerminkan komitmen mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi penerima ilmu, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial yang kontributif bagi masyarakat luas.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, Unit Data Kampus, dan berbagai pihak terkait, program ini memiliki potensi besar untuk memberikan dampak nyata dan berkelanjutan. Keberhasilan program “Kendari Bergerak” tidak hanya akan diukur dari angka-angka pencapaian target, tetapi juga dari perubahan positif yang terasa dalam kehidupan masyarakat Kendari dan perkembangan karakter mahasiswa sebagai pemimpin masa depan yang peduli dan bertanggung jawab.
(Penulis: Tim Jurnalistik Kampus / Sumber: Dokumentasi Peluncuran Program BEM dan Organisasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari, 19 April 2026)
—
Jumlah kata: 1.847 kata